Hal-hal yang Tidak Sesuai Rencana: Catatan dari Hong Kong

15492145_10154407687639263_4730141135022713237_n

Adalah satu hari di siang yang tidak begitu panas (kalau saya tidak salah ingat), muncul sebuah email dari sebuah maskapai yang salah satu penerbangannya telah saya book beberapa bulan lalu. Ya, desember lalu, saya dan teman-teman berlibur ke Hong Kong. Peserta kali ini bertambah dari liburan yang sudah-sudah. Enam orang termasuk saya. Seperti biasa, saya menjelma ‘mbak travel’ sebelum keberangkatan; seksi sibuk. Saya (dibantu seorang teman lagi) yang mengurus segala sesuatunya; book tiket dan hotel, itinerary, tiket wisata, makan apa nanti di sana, berapa cash yang harus dibawa, memastikan passport masih berlaku, dan lain sebagainya. Don’t get me wrong. Saya suka dan senang hati melakukannya. Puas rasanya ketika teman-teman seperjalanan saya senang dengan liburan yang sudah saya (dan seorang teman) susun.

Continue reading “Hal-hal yang Tidak Sesuai Rencana: Catatan dari Hong Kong”

Advertisements

Tokyo Trip: Waktu yang Kurang

12308246_10153437698664263_7481549807888977726_n

Suatu hari, teman saya datang dan berkata bahwa ia akan pergi ke Korea. “Hadiah dari kantor,” katanya. Lalu, saya iri. Saya ingin sekali ke Korea, tentunya akibat ‘teracuni’ drama-drama Korea yang menjual kisah cinta manis dengan latar musim dingin. Saya yakin, banyak sekali perempuan Indonesia yang merasakan hal sama: ingin ke Korea.

Mungkin teman saya tak enak karena telah membuat iri :p, terlebih dia yang paling tidak mengerti soal Korea dan misuh-misuh tak suka setiap saya dan seorang teman yang lain membicarakan K-drama. “Ya sudah, bagaimana kalau kita ke Jepang?” ajaknya. Kemudian lampu ingatan menyala dalam kepala. Benar, sesungguhnya Jepang lah mimpi saya sejak masih sekolah dasar dulu, sebelum gelombang Korea datang menyapunya. Tapi rupanya ia tak hilang, hanya bersembunyi di sudut agar tak tersapu pergi. Sepertinya ia memilih bersembunyi, karena susah sekali menemukan teman yang bersedia menemani ke sana, kebanyakan hanya berkata mau tapi lalu menciut ketika saya sodorkan harga tiket (padahal promo, loh).
Continue reading “Tokyo Trip: Waktu yang Kurang”

August Short Trip

batik trusmi
batik trusmi

Kalau ada yang cukup jeli, mungkin selama dua hari di Cirebon bulan Agustus lalu cukup sering terlihat tiga perempuan yang sedang rapat di pinggir jalan sambil menunggu dan menebak-nebak angkutan kota yang lewat. Ya, itu kami bertiga – saya dan dua teman, Nia dan Indah. Ketika libur hari kemerdekaan Agustus lalu, kami bertiga memutuskan untuk lari sejenak ke Cirebon (karena kami sedang bosan lari ke Bandung atau Bogor, dan kota tersebut paling dekat).
Continue reading “August Short Trip”

Another Trip to Sing

IMG_2597Ya, perjalanan lain ke Singapore. Saat teman-teman kantor mengetahui saya sudah membeli tiket, mereka merepet-repet mempertanyakan kenapa saya hobi banget bolak-balik ke Sing. Kenapa nggak beli ke negara lain aja, sih, Yu? Mereka nggak salah. Tapi, saya dan Nia – teman saya sejak SMA, pernah berjanji kepada teman-teman kami untuk traveling bersama ke sana dan menjadi guide mereka.

Sesungguhnya saya sempat dilema antara memenuhi keinginan pribadi saya, yaitu cafe and bookshop hopping atau menjadi guide yang berarti ke tempat-tempat wisata yang sebenarnya sudah pernah saya datangi kali pertama ke Sing.
Continue reading “Another Trip to Sing”