Kepada A :: Escape Note 0.5 – closure

Kepada A, Pagi terakhir kami di Bangkok, sekaligus pagi pertama kamu nggak menyapa kami dengan suara ramahmu. Setelah makan pagi yang tidak bernafsu, kami membereskan koper-koper kami dan bersiap keluar untuk mencari makan siang. Tanpa kamu, A. Hanya kami.

Kepada A :: Escape Note 0.4

Kepada A, Hari ini aku dan teman-teman memutuskan kompak memakai dress. Kami cantik, kan, A? *blushing* Sebenarnya A, aku sudah melihatmu sedang duduk menunggu sambil membaca buku saat kami naik ke lantai atas untuk sarapan. Tapi aku diam saja, karena mereka pasti akan mulai mengolok-olokku kalau tahu. Kamu tahu artinya mengolok-olok, A?

Kepada A :: Escape Note 0.3

Kepada A, Hari ketiga. Dan seperti kemarin, kamu menyapa kami dengan bahasa Indonesiamu yang fasih walau masih terasa logat Thai-nya. Hari ini kamu membawa kami ke Bee farm. Aku sudah merasa seram saja saat kupikir kita akan berjalan-jalan di antara dengungan para lebah. Ternyata kita hanya mendengarkan kuliah singkat tentang produk-produk si lebah. Sungguh, deh,…

Kepada A :: Escape Note 0.2

Kepada A, Ini hari kedua, A. Dengan ramah kamu menyapa ketika kami sedang asyik menyantap sarapan. Atau mungkin bisa dibilang kalap. Ya, A, gara-gara hanya sebungkus mie instant rasa Tom Yum di malam hari, perut kami jadi meronta-ronta di pagi harinya.

Kepada A :: Escape Note 0.1

Kepada A, Kamu tahu, perjalanan kali ini membutuhkan waktu sembilan bulan untuk dapat terlaksana. Bulan-bulan penuh ‘halangan’ dan rencana-rencana yang terus berubah. Kalau aku ingat lagi, selalu ada senyum tersungging. Karena hal itu sangat lucu sekali.