menjadi benci pada malam

IMG_9324.JPG
kupikir, hatiku berubah.
menjadi benci langit hitam dengan pendar-pendar cahayanya yang malu-malu.
menjadi benci suara televisi yang kerap mengoyak sunyi dengan volume suara yang kubesarkan demi tidak sendiri.
menjadi benci pada malam.
Continue reading “menjadi benci pada malam”

Advertisements

Daun Pagi

Di satu hari hujan, aku bermimpi tentangmu. Hanya sebuah hari biasa, seperti hari-hari yang ada, hari-hari yang tidak pernah berisikan sesuatu spesial di antara kita. Karena memang tidak pernah ada.

Aku bermimpi tentang suaramu yang khas, tawamu yang selalu bisa kukenal meskipun dirimu tak terlihat. Tentang passion-mu kepada langit. Tentang matamu kepada helai daun yang tersentuh embun pagi.


Continue reading “Daun Pagi”

Seperti yang kau lakukan semalam

rindu padamu
adalah padang rumput dan helaian angin
yang bisa kulakukan hanya menghempaskan tubuh,
menikmati sepoi, memejamkan mata

rindu padamu
adalah sosokmu yang menyelip
ke sela-sela jari dan kedua mata yang rembulan
seperti yang kau lakukan semalam, tiba-tiba dan menyesakkan ruang

rindu padamu
adalah ingatan-ingatan, helai-helai gambar dua dimensi
dan gurat senyum yang belum mampu melebar menjadi tawa
seperti yang kau lakukan semalam.