[My] 2012 Best Reads

best reads
Base on my Goodreads reading challenge, I only got 3 bestreads in 2012. two books wrote by my fellow writers, and one is (not so) children book. Continue reading “[My] 2012 Best Reads”

Advertisements

Books, Beach, Foods, and Sunburn

reading book on the beach

Books.
Maybe it’s stupid things (for some people) to read a book while we’re on the beach. But for me and one of my travel soulmates, it’s ‘a little heaven on earth’ thing. Sands, sound of waves, and softly wind; Just a perfect place to hide with books on our hand.

We bought those books while we sat on Made’s Warung at Seminyak, ate our lunch. Yes, you can buy books there, since they have Periplus inside the restaurant.  My friend bought a novel from Nicholas Sparks – her fave writer, while I choose The Help from Kathryn Stockett. I dying to read this novel since I watched the movie.

The Help from Kathryn Stockett

Our so called hibernate trip opened with books.
Continue reading “Books, Beach, Foods, and Sunburn”

Memori: Find a Way Home

312 hal. | GagasMedia, 2012

Kumpulan kenangan itu seperti kartu-kartu domino yang berdiri berdekatan membentuk barisan rapi yang panjang. Ketika kartu yang berada di ujung terjatuh karena sentuhan, yang lain segera mengikuti satu per satu…”

Ada sebuah lagu rohani yang sering dinyanyikan pada saat kebaktian minggu; Gereja bukanlah gedungnya, dan bukan pula menaranya. Bukalah pintunya, lihat di dalamnya, Gereja adalah orangnya. Konsep yang sama dengan sebuah kalimat favorit saya: Home is where your heart is. Konsep ini pula yang dibawa Windry mengalir dalam buku ketiganya yang berjudul Memori.


Continue reading “Memori: Find a Way Home”

Kangen

Tahun miliknya dimulai dengan rasa kangen. untukmu. Entahlah, seharusnya buku itu sudah tertutup dan tersimpan dalam sebuah kotak yang terkunci rapat. Namun sesuatu menemukan kunci itu, menarik kotak tersebut dari sudut hati yang berdebu, membukanya, lalu membuka buku itu.

Buku itu berisi ribuan kata yang terangkai dalam surat-surat yang tak pernah sampai. Ribuan kata yang berlompatan keluar dari kepala dan hati; perasaan-perasaan yang pernah lahir karena kemunculanmu, rahasia-rahasiamu, senyum-senyummu, hingga saat dimana kamu memutuskan untuk menghilang. Juga saat di mana kamu muncul kembali, lalu menghilang kembali.

Continue reading “Kangen”