Pecah

d11576b7bee9fc1feb00932efbf832d4

rindu adalah pertanyaan tak terjawab
yang kutinggalkan dalam kotak pos rumahmu
huruf-huruf yang memburam oleh rembesan hujan
melebur dan menodai kertas yang basah

Continue reading “Pecah”

Advertisements

Pesan Dari Mama

photo 2(2)

Saya pernah membaca sebuah cerita di mana tokoh utamanya menemukan surat dalam sebuah buku di perpustakaan. Surat itu ditujukan untuk kekasih si penulis surat. Namun sang tokoh utama menganggap surat tersebut adalah pesan tersirat yang ditujukan untuknya. Ia merasa akan menemukan jawaban yang selama ini ia cari jika ia membantu meneruskan surat itu.

Mungkin terdengar berlebihan, tapi kira-kira seperti itulah yang saya rasakan ketika menemukan selembar kertas ini dalam buku yang tersimpan di rak. Saya mengambil buku tersebut karena ingin membacanya kembali, lalu menemukan kertas itu.
Continue reading “Pesan Dari Mama”

Emma

Cover
Emma.

Karakter utama manga berseri 10 nomor ini tinggal di Inggris, pada akhir abad 19. Zaman ketika dalam negeri tersebut terbagi atas dua β€˜negara’ yang tidak seharusnya boleh berbaur; kalangan atas dan kalangan bawah. Emma adalah seorang maid yang bekerja untuk Mrs. Kelly Stowner – seorang wanita janda mantan governess (guru private) suatu keluarga bangsawan.

Pertemuannya dengan William Jones – mantan murid Mrs. Kelly, adalah awal mula kisah drama roman antara dua β€˜negara’ tersebut.
Continue reading “Emma”

31 Desember

photo from pinterest
Hari ini tanggal 31 Desember. Ai menelusuri isi blognya yang sudah berusia enam tahun. Setiap desember Ai biasa menuliskan rangkuman berkatnya yang ia terima selama setahun. Tidak hanya berkat, namun juga kesialan-kesialan yang ia rasakan. Tapi setiap Ai pikir-pikir lagi, kesialan-kesialan tersebut sesungguhnya adalah berkat dengan caranya sendiri.

Ai mematut dagunya. Apa yang sebaiknya ia tuliskan. Tahun ini sungguh bukan tahunnya. Bahkan tantangan membaca yang ia ikuti di situs goodreads pun tak bisa ia penuhi. Ai rasa tahun ini ia terlalu sibuk untuk tidak sibuk. Membingungkan. Tapi, itulah yang Ai rasakan.
Continue reading “31 Desember”