Membaca Suka, Demi Angin

Oleh TS Pinang
Untuk Puisi Suka (diresensi bersama puisi Demi Angin karya 51-374)
Dalam acara Perkosakata 2009 (Berani diResensi)

——————–

Ada empat judul sajak yang ditawarkan kepada saya, dan saya langsung memilih dua sajak ini dengan alasan yang pasti subjektif, sajak Fortherose “Suka” saya pilih karena pendeknya, sedangkan “Demi Angin” karya Syahreza Gustian saya pilih karena ingin saya lawankan dengan Suka. Keduanya menyarankan suasana emosi yang khusus, hanya Fortherose memilih untuk memampatkannya dalam satu baris berisi dua potong kalimat pendek sementara Syahreza memilih untuk menjabarkannya dalam larik-larik yang panjang.

Continue reading “Membaca Suka, Demi Angin”

Resensi Prosa “Jejak Air”

Oleh Andya Primanda
Untuk Cerpen Jejak Air
Dalam acara Perkosakata 2009 (Berani diResensi)

——————–

Pertama, untuk teknik penulisan, penulis saya nilai bagus. 7/10—andai saja dia perhatikan ada “jam tiga” dan “pukul setengah empat” berdekatan dan lakukan sesuatu, nilainya bakal naik jadi 8/10.

Continue reading “Resensi Prosa “Jejak Air””