Much fun in a very short trip

20121204-100311.jpg

Dear girls,

Actually, our last trip was such a very very short trip. But, the fact that no one is upset and grumbled while waiting one of our trapped by Jakarta weekend’s rain and traffic jam, the fact that no one is in bad mood because the schedule is so far away from the plan, and the fact that we finally managed to getaway together with (almost) complete member, made this trip so fun and enjoyable. And I can’t hardly wait for our next trip. Where will it be, Beez and the Boyz? (Beez and the Boyz? Geez, it sounds like a name of teenage pop band :p). And hopefully, there will be a 10 (or 12) of us *cross finger* :”)

Xoxo,
Me, the ‘Lux’ Continue reading “Much fun in a very short trip”

Surat #5 Friend who is getting married


Dear @erlinhutauruk,

Sejak lima hari lalu, aku punya ritual setiap pagi, saat tiba di ruang kantor yang masih sepi; yaitu menulis sebuah surat cinta. Pagi ini aku bingung. Aku hanya menatap layar kosong sambil sesekali mengecek lini masa di tanah kicauan. Lalu satu per satu pun orang mulai berdatangan. Suara tuts keyboard komputer mulai terdengar bersahutan. Bunyi dering telepon juga tidak mau kalah. Dan kamu tentu tahu, aku butuh sunyi untuk menulis. Akhirnya layar yang kosong masih tetap kosong, dan aku mulai membuka warna-warni di halaman inDesign yang menjadi menu utama sehari-hari. Surat cinta nyaris terlupa hingga waktunya makan siang.

Kami berempat makan siang seperti biasa. Dan melanjutkan tontonan yang kemarin sempat terputus. Kami menonton film yang dibintangi oleh Anne Hattaway yang selalu terlihat klasik itu, dan Jim Sturgess yang ketampanannya selalu membuat kami berceletuk sepanjang film. Selangkah lagi film akan berakhir saat kami terima pesanmu di bbm; tanggal sudah ditetapkan.

Dan aku memutuskan menulis surat ini untukmu.

Continue reading “Surat #5 Friend who is getting married”

Closing The Year

My family and I spent Christmas week in Jogjakarta. My sister did not get off her job and my nephew and his dad went to Hong Kong with his family from Ciledug. So, it’s just the three of us: me, daddy, and my brother. In Jogja, other family members already waiting; aunties, uncle, and cousins. We don’t celebrate Christmas with some party, just get together and pray. The next few days daddy spent time with his sisters, while my brother chose to go to the Klithikan market searching something for his Nikon. I personally spent time with a friend. Since my brother miss beach so bad, we stopped at some beach on the way back home to Jakarta.

This last week of 2011 is the happy week to close the year πŸ™‚

Continue reading “Closing The Year”

Menjual Hujan

Tiga (atau empat?) tahun yang lalu, saya ‘bertemu’ seseorang secara ‘tidak sengaja’ melalui jendela maya. Saya tidak ingat perbincangannya. Yang saya ingat adalah saya langsung menyukainya. Aneh, tapi itulah yang terjadi. Dan ketika akhirnya kami bertemu fisik, rasa suka itu tidak lenyap, justru membesar.

Dialah Hujan. Inspirasi dari sebagian besar tulisan saya. Muara dari semua puisi yang saya tulis.

Continue reading “Menjual Hujan”