Frankfurt and The Book Fair 0.4

Hari ini adalah hari terakhir bagi kami berkutat dengan book fair. Dan tidak ada appointment untuk saya. Jadi, selain ikut nyemplung di appointment rekan-rekan, saya browsing ide di beberapa hall, khususnya salah satu hall (lupa hall berapa) yang berisikan penerbit-penerbit Jerman. Berbeda dengan hall 8 yang berisikan penerbit-penerbit internasional dengan stand yang bisa dibilang terkesan formal, stand-stand mereka lebih berwarna dan unik.

rak khusus pippi longstocking di hall penerbit jerman

Continue reading “Frankfurt and The Book Fair 0.4”

Advertisements

Frankfurt and The Book Fair 0.3

Frankfurt adalah kota kota bisnis. Wajar jika segala sesuatu di kota tersebut tampak teratur, nyaman, dan cukup friendly. Tidak heran, karena berbagai macam pameran kelas dunia rutin diadakan di Frankfurt, tepatnya di Frankfurt Trade Fair – yang juga menjadi lokasi Book Fair setiap tahunnya. Karena begitu luasnya, mungkin bisa menghabiskan satu minggu sendiri kalau kamu nekat ingin mengunjungi setiap hallnya^^. Karena itu pula untuk memudahkan para peserta dan pengunjung book fair, disediakan bus (dan becak) untuk berpindah dari setiap hall.


Continue reading “Frankfurt and The Book Fair 0.3”

Frankfurt and The Book Fair 0.2

Frankfurt Book Fair adalah tradisi yang telah berlangsung selama 500 tahun, dan tentunya merupakan event penting bagi para penerbit di seluruh dunia. Jadi, untuk saya, mengunjungi event ini tentunya adalah pengalaman berharga.

Hari kedua diisi oleh appointment-appointment yang telah terjadwalkan. Dan seperti yang telah ‘diramalkan’ oleh rekan-rekan di kantor, saya ketagihan es krim moven pick.

Continue reading “Frankfurt and The Book Fair 0.2”

Frankfurt and The Book Fair 0.1

Seorang teman pernah berkata, “Kamu belum menjadi seorang editor kalau belum pernah ke Frankfurt Book Fair.” Setelah saya pikir-pikir, pepatah itu terdengar sombong sekali. Toh, kita tidak akan otomatis menjadi kucing hanya karena kita bisa mengeong, kan?^^. Berkunjung ke Pameran Buku terbesar di dunia tersebut tidak akan menjadikanmu seorang editor. Tapi menjadi seorang editor (mungkin) akan membuatmu pergi mengunjungi Frankfurt Book Fair. At least, itulah yang saya lakukan beberapa hari kemarin. Perjalanan saya ini diputuskan last minute. Jika ada yang bertanya kenapa, jangan tanya saya. Saya sendiri tidak tahu alasannya. Anggap saja saya sedang lucky :).

Tiba di Frankfurt pukul sebelas siang waktu setempat. Setelah check-in di Hotel Monopol yang terletak di Manheimer Str, kami langsung bertolak ke Buchmesse yang terletak tidak begitu jauh dan dapat dicapai dengan trem S17 atau jalan kaki (kalau mau :p).


Continue reading “Frankfurt and The Book Fair 0.1”