Sesuatu yang Salah

Ada sesuatu yang salah. Aku tahu pasti itu. Tapi, aku tidak mengerti itu apa. Seperti sesuatu yang tercekik dan tidak bisa melepaskan diri. Seperti akhir sebuah lagu sendu yang membuatmu terdiam sejenak dengan tatapan kosong, sebelum melanjutkan lagu berikutnya.

Meet You

Ia senang duduk di tepi jendela. Memandangi kehidupan dari balik kaca, ucapnya, ketika kutanya mengapa. Tidakkah itu menyedihkan? tanyaku kembali. Ia mengalihkan tatapannya – dari memandangi kehidupan – ke mataku. Lalu sudut bibir kanannya menyungging senyum. Satu dari sekian banyak hal yang kusuka darinya. Hal itu, Mii, tergantung bagaimana kamu memandangnya. Aku masih tak mengerti….

Kangen

Tahun miliknya dimulai dengan rasa kangen. untukmu. Entahlah, seharusnya buku itu sudah tertutup dan tersimpan dalam sebuah kotak yang terkunci rapat. Namun sesuatu menemukan kunci itu, menarik kotak tersebut dari sudut hati yang berdebu, membukanya, lalu membuka buku itu. Buku itu berisi ribuan kata yang terangkai dalam surat-surat yang tak pernah sampai. Ribuan kata yang…

Dulu

Dulu aku selalu mengira akan jatuh padamu yang kerap duduk di bangku kafe itu. Yang menyesap secangkir kopi dengan penuh kenikmatan, lalu sibuk dengan laptop di depanmu. Atau diam mengamati orang yang lalu lalang di sekitarmu. Itu sebabnya, kan, kamu selalu memilih duduk di sofa di pojok ruang atau malah di tepi jendela kaca yang…

Suara kecil dalam kepalaku

Pagi ini suara kecil dalam kepalaku kembali datang menyapa. “Kenapa berhenti?” tanyanya. Aku menatapnya di dalam cermin. Ia persis seperti diriku. Tenggelam dalam sebuah keinginan yang terus mengetuk. Tapi ia tak sepertiku. Ia bersikukuh dengan keinginan kami. Ia tidak akan berhenti sekalipun semesta berhenti bernapas. Tapi tidak bisa begitu. Ia adalah aku. Betapapun besar meraih…