poupeegirl

Apakah kamu suka bermain boneka sewaktu kecil? Menyenangkan, ya, mendandani mereka dengan fashion items yang lucu-lucu. Saya ingat, sewaktu SD, Barbie adalah boneka paling mahal yang pernah saya temukan di toko mainan. Beruntung, Papa yang saat itu tengah menuntut ilmu di Amerika mengirimkan boneka β€˜tak terjangkau’ tersebut pada saya dan kakak. Rasanya menyenangkan sekali mendandani mereka. Sayang pada akhirnya barbie-barbie koleksi kami harus tewas dipenggal kepalanya oleh adik saya T_T.

Sekarang sudah banyak sekali boneka-boneka serupa barbie bertebaran di toko mainan. Tapi rasanya umur saya sudah tidak layak jika harus memainkannya (sekedar mengoleksi, sih, tak masalah). Dan kalau kamu malu bermain boneka (seperti saya :p), mainkan saja boneka virtual πŸ˜‰ seperti yang saya temukan berkat membaca CLEO edisi Januari.

Continue reading “poupeegirl”

Advertisements

Diknas dan Para Pendidik yang Bodoh

Seperti biasa, saya blogwalking hari ini. Dan saya kerap mendapati topik senada di beberapa blog, mengenai diknas. Ada apa, ya, dengan diknas?

Ternyata topik diknas memang sedang memanas di dunia maya. Tinggal tunggu waktu tersebar di media cetak, menurut salah satu blog. Ya, siapa yang tidak kesal atau marah saat mendapati bahwa ternyata diknas mengekspos informasi pribadi pelajar di Indonesia mulai dari tingkat SD hingga Perguruan Tinggi. Data pribadi para siswa/i berbentuk file xls tersebut dapat dengan mudah diunduh oleh siapapun yang ingin melihatnya. Selain, tentu saja, hal itu adalah sebuah pelanggaran privasi, tidakkah dapat mengundang kejahatan dalam berbagai bentuk? Continue reading “Diknas dan Para Pendidik yang Bodoh”