Tahukah kau apa yang turun bersama hujan?

img_0785

Sayang, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyembuhkan luka?
Satu bulan? Satu tahun? Atau, lebih dari itu?

Sebagian dari kalian memilih untuk membiarkan luka memudar. Sebagian yang lain menyimpannya secara baik-baik. Ada yang meninggalkan luka dengan senang hati. Namun, ada yang begitu menyayanginya hingga menjadikan luka bagian baru dari dirinya.
~ Goldilocks, hal. 406

Continue reading “Tahukah kau apa yang turun bersama hujan?”

Advertisements

New at EmptyShelfProject

EmptyShelfProject adalah tempat yang saya buat di Tokopedia untuk menjual buku-buku yang menumpuk di rumah :). Kenapa Empty Shelf Project? Karena memang proyek saya untuk membuat rak buku di rumah saya kosong (walau, tentu saja, gagal total, karena saya selalu saja membeli buku walau buku-buku yang ada dalam list di tokopedia berkurang dibeli orang^^).

Anyway, saya menaruh beberapa judul baru dari koleksi-koleksi buku saya di rumah. Kebanyakan fiksi lokal, namun ada juga beberapa fiksi terjemahan dan import. Semua harga berkisar antara 20-30.000an dan 50.000 untuk buku import. Murah meriah, kan? Dan semua buku dalam kondisi bagus!
Continue reading “New at EmptyShelfProject”

Emma

Cover
Emma.

Karakter utama manga berseri 10 nomor ini tinggal di Inggris, pada akhir abad 19. Zaman ketika dalam negeri tersebut terbagi atas dua β€˜negara’ yang tidak seharusnya boleh berbaur; kalangan atas dan kalangan bawah. Emma adalah seorang maid yang bekerja untuk Mrs. Kelly Stowner – seorang wanita janda mantan governess (guru private) suatu keluarga bangsawan.

Pertemuannya dengan William Jones – mantan murid Mrs. Kelly, adalah awal mula kisah drama roman antara dua β€˜negara’ tersebut.
Continue reading “Emma”

1Q84: Dua Rembulan

photo(13)
Saya berkenalan dengan buku-buku Haruki Murakami tahun 2005 lalu, saat KPG menerbitkan terjemahannya yang berjudul Norwegian Wood. Sejak itu saya mulai menyukai dan mencari buku-bukunya yang lain.

Tapi, ketika 1Q84 ini terbit, sepertinya saya membutuhkan waktu lebih dari setahun untuk mempertimbangkan apakah saya perlu membacanya atau tidak. Alasannya cuma satu; tebal sekali! :p. Tapi setiap saya melihat keberadaannya di toko buku, saya selalu memegangnya di tangan. Lalu, kembali lagi ke rak :|. Bahkan ketika saya berkesempatan pergi ke pameran buku terbesar di seluruh dunia, saya melihat satu booth khusus untuk 1Q84. Oh, man! Akhirnya saya memutuskan untuk membeli terjemahannya saja, kira-kira dua minggu sebelum buku ketiganya terbit.
Continue reading “1Q84: Dua Rembulan”