Tokyo Trip: Waktu yang Kurang

12308246_10153437698664263_7481549807888977726_n

Suatu hari, teman saya datang dan berkata bahwa ia akan pergi ke Korea. “Hadiah dari kantor,” katanya. Lalu, saya iri. Saya ingin sekali ke Korea, tentunya akibat ‘teracuni’ drama-drama Korea yang menjual kisah cinta manis dengan latar musim dingin. Saya yakin, banyak sekali perempuan Indonesia yang merasakan hal sama: ingin ke Korea.

Mungkin teman saya tak enak karena telah membuat iri :p, terlebih dia yang paling tidak mengerti soal Korea dan misuh-misuh tak suka setiap saya dan seorang teman yang lain membicarakan K-drama. “Ya sudah, bagaimana kalau kita ke Jepang?” ajaknya. Kemudian lampu ingatan menyala dalam kepala. Benar, sesungguhnya Jepang lah mimpi saya sejak masih sekolah dasar dulu, sebelum gelombang Korea datang menyapunya. Tapi rupanya ia tak hilang, hanya bersembunyi di sudut agar tak tersapu pergi. Sepertinya ia memilih bersembunyi, karena susah sekali menemukan teman yang bersedia menemani ke sana, kebanyakan hanya berkata mau tapi lalu menciut ketika saya sodorkan harga tiket (padahal promo, loh).
Continue reading “Tokyo Trip: Waktu yang Kurang”

August Short Trip

batik trusmi
batik trusmi

Kalau ada yang cukup jeli, mungkin selama dua hari di Cirebon bulan Agustus lalu cukup sering terlihat tiga perempuan yang sedang rapat di pinggir jalan sambil menunggu dan menebak-nebak angkutan kota yang lewat. Ya, itu kami bertiga – saya dan dua teman, Nia dan Indah. Ketika libur hari kemerdekaan Agustus lalu, kami bertiga memutuskan untuk lari sejenak ke Cirebon (karena kami sedang bosan lari ke Bandung atau Bogor, dan kota tersebut paling dekat).
Continue reading “August Short Trip”