Dengan Bahagia: Menjadi Perempuan Indonesia

IMG_20170503_193435
April selalu hadir dengan iringan perayaan β€˜kebebasan’ kaum perempuan. Semua perayaan demi menghormati Kartini, sang pelopor yang kerap kita teladani. Bagi kita – kaum perempuan, keberadaan diri saat ini tak lepas dari perjuangan Beliau di masanya. Masa di mana perempuan nyaris tak punya suara, masa di mana kehidupan telah diatur tanpa boleh dibantah. Namun Kartini melakukan yang sebaliknya. Begitulah Beliau memutuskan untuk menjadi perempuan Indonesia.
Continue reading “Dengan Bahagia: Menjadi Perempuan Indonesia”

Pesan Dari Mama

photo 2(2)

Saya pernah membaca sebuah cerita di mana tokoh utamanya menemukan surat dalam sebuah buku di perpustakaan. Surat itu ditujukan untuk kekasih si penulis surat. Namun sang tokoh utama menganggap surat tersebut adalah pesan tersirat yang ditujukan untuknya. Ia merasa akan menemukan jawaban yang selama ini ia cari jika ia membantu meneruskan surat itu.

Mungkin terdengar berlebihan, tapi kira-kira seperti itulah yang saya rasakan ketika menemukan selembar kertas ini dalam buku yang tersimpan di rak. Saya mengambil buku tersebut karena ingin membacanya kembali, lalu menemukan kertas itu.
Continue reading “Pesan Dari Mama”

Pada Sabtu Sore


Kemarin sore saya berbincang dengan dua orang teman dalam perjalanan kami menuju PIM. Seorang teman yang adalah guru TK bercerita tentang kegiatannya di sekolah jumat kemarin; sebuah pelatihan/seminar dari Rumah Faye. Apa itu Rumah Faye? Ternyata adalah rumah persinggahan bagi para korban sex trafficking. Tampaknya kasus JIS yang juga memunculkan kasus-kasus serupa ke permukaan telah menjadi trauma besar bagi bangsa ini, khususnya bagi para orang tua yang memiliki anak yang masih bersekolah di bangku TK atau SD. Tidak terkecuali di sekolah tempat teman saya bekerja ini. Mungkin itu sebabnya sekolah tersebut mengundang Rumah Faye untuk berbagi kisah mereka.
Continue reading “Pada Sabtu Sore”