Tersesat

img_7383

Belakangan saya merasakan dua hal berbeda. Saya merasa berjalan di tempat ketika (saya melihat) orang-orang di sekitar melangkahkan kakinya maju. Sebagian melompat-lompat, sebagian berjalan cepat, sebagian berjalan dengan santai dan tenang. Tetapi, mereka melangkah maju. Kemudian rasa itu menjelma bingung akan arah. Saya pun merasa tersesat.

Saya yakin tidak hanya saya seorang diri yang memiliki perasaan tidak jelas ini. Saya juga yakin saya tidak sesial itu. Saya masih jauh lebih beruntung; masih banyak orang yang jauh lebih tersesat. Namun, sisi melankolis yang mengambil porsi terbesar dalam diri saya kerap menyuruh saya memanjakannya. Maka, saya akan lebih banyak berdiam di sudut kamar, di sudut ruang coffee shop, membenamkan diri depan komputer di meja kantor, kemudian merenung – kalau tidak boleh dikatakan melamun – sambil menyisip kopi panas (atau cokelat panas, jika kopi sedang tega membuat asam lambung saya naik).

Lalu suatu hari saya membaca sebuah kisah tentang saya yang lain. Saya yang, walau tidak memercayai keajaiban, tetap membuat kaki-kakinya melangkah maju. Saya yang, walau takut terluka, tetap membiarkan hatinya bertualang. Saya yang masih memiliki Hujannya. Kemudian iri menyusup. Sekeping demi sekeping, iri menjelma keinginan – saya lebih suka menyebutnya motivasi.

Saya harus bisa seperti saya yang lain.
Ini tidak bisa dibiarkan.

Maka, saya membuka blog yang sudah berbulan tidak tersentuh. Membiarkan jemari berdansa di atas tombol-tombol keyboard setelah lebih dari berbulan (bertahun mungkin lebih tepat) tidak saya lakukan.

Doa saya langkah ini adalah pintu menuju ruang di mana saya tidak lagi tersesat.

Advertisements

Hey you, thanks for reading. Let's talk now :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s