(Not so) Long Weekend

Bagi kami (saya dan teman-teman) yang hari kerjanya hingga sabtu, menyusun rencana jalan-jalan lebih dari satu hari itu gampang-gampang susah. Jadi saat menemukan tanggal merah di hari sabtu ini (Yup, for us, itโ€™s a long weekend!) kami segera menyusun rencana. Tidak perlu jauh-jauh. Cukup bersenang-senang hingga malam sepulang kantor pada hari Jumat, menginap, dan esok harinya berwisata kuliner di Bogor sehari penuh.

Itu rencananya.

Tapi Tuhan yang membuat keputusannya *mulai lebay*

Ternyata perusahaan kami mewajibkan beberapa karyawannya untuk masuk kantor pada tanggal merah tersebut! Bubarlah rencana yang tersusun satu bulan yang lalu itu.

But everthing has a solution, rite? What should we do is to choose.

Jadi, pilihan kami adalah: a. masuk kantor dan start to grumble a whole day, atau b. mencari jalan bagaimana caranya agar kami bisa tetap melaksanakan dua hal tersebut (masuk kantor yang merupakan kewajiban dan tetap pada rencana jalan-jalan yang merupakan keinginan).

Tentunya kami memilih rencana b ๐Ÿ˜‰

Maka pada hari Jumat, sepulang kantor (yang diwarnai kemacetan karena hujan dan segerombolan penduduk Jakarta yang ingin berlibur ke luar Jakarta), kami menuju ke mall Pondok Indah (Yes, weโ€™re Jakartaners. Our holiday place are malls, wkwkwk) untuk menonton aksi Mr. Cruise dan Ms. Diaz. Setelahnya kami nyeafood di Seafood 48 Fatmawati. Just in case ada yang ingin mencoba cicipi, tempatnya dekat kok, terletak di depan RS Fatmawati. Itโ€™s recommended! Their seafood so yummy!

Ternyata malam sudah cukup larut saat perut kami penuh terisi. Jadi kami memutuskan pulang ke rumah saya, tempat menginap malam ini.

Keesokan harinya kami memutuskan datang ke kantor pagi-pagi (tidak) buta. Tidak ada yang kami lakukan di kantor (hey, tanggal merah, lho!). Jadi setelah memastikan tidak ada hal wajib yang tertinggal dan semua aman terkendali, kami menjalankan rencana jalan-jalan kami.

Perhentian pertama adalah Monumen Nasional kebanggaan Jakarta. Yup, kami ke monas! Banyak wisatawan tentunya di sana, karena ini hari libur. Tapi kami tidak masuk ke monumennya, karena seorang teman saya trauma dengan lift-nya^^. Akhirnya kami mengitari taman sekitarnya, sedang ada perakitan panggung di area Monas, tampaknya akan ada acara or something.

Dan sangat disayangkan, banyak sampah bertebaran. Padahal tempat sampah pun bertebaran di area tersebut. Bahkan setiap tempat sampah sudah dibagi dua berdasarkan sampah kering dan basah. Ada apa sih dengan manusia-manusia ini? Apakah dengan membuang sampah pada tempatnya akan membuat diri mereka jadi bisulan di seluruh tubuh? Heran!

Perhentian kedua adalah Passer Baroe. Tujuan kami di sini adalah makan bakmi gang kelinci! Yay! Tapi sebelumnya kami sempat masuk ke Galeri Jurnalistik Antara, karena di tempat itu sedang ada pameran foto Aborigin (Free of charge, people!^^). Tiba-tiba saja seorang dari kami jadi guide dadakan. Pengetahuannya tentang Aborigin muntah dari mulutnya. Begitu cintanya dia pada Australia ;).

Setelahnya kami menuju gang kelinci. โ€œBakmi goreng di sini enak banget!โ€ kata teman saya yang barusan jadi guide pameran foto. Maka kami semua memesan menu tersebut. Dan betapa terkejutnya saya melihat porsi yang disajikan. Cukup untuk memberi makan dua orang saya^^. Tapi ternyata teman saya yang paling mungil sekaligus paling banyak makannya (piss Ko!) mampu menghabiskannya

.

Perhentian ketiga adalah Kota Tua. Sebenarnya saya ingin sekali masuk ke semua museumnya. Tapi tentunya mereka tutup karena ini hari libur nasional. Jadi kami hanya mengitari area Kota Tua.

Kota Tua. Hari Libur. Banyak abege ngumpul dan foto-foto. Penuh. Kami hanya menikmati dua buah es potong dan mengamati para abege. Yang jadi pertanyaan saya, kenapa di tempat seluas ini saya tidak menemukan satu pun tempat sampah? Ada apa, hey, pemerintah kota Jakarta?

Seharusnya Kota Tua adalah perhentian terakhir. Tapi hari masih sore dan tiba-tiba kami ingin ke pantai. Maka masuklah kami ke Ancol. Hanya untuk duduk di pantai. Chit-chat. Membicarakanย  apa pun; rencana liburan selanjutnya, pekerjaan, hal-hal nggak penting, hingga hal yang selalu ada dalam setiap perbincangan; cowok^^.

Dan berakhirlah jalan-jalan kami kali ini. Sekali-sekali jadi turis di kota sendiri nggak buruk juga, kok ;D. Yang menganggu hanyalah pemandangan sampah. Ingat karma, hey orang-orang yang suka nyampah sembarangan!

Sampai jumpa di jalan-jalan berikutnya.

PS. U can check the rest of our pics in here (if you’re my fb friends^^)

Advertisements

Hey you, thanks for reading. Let's talk now :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s