Berpulang

Biasanya deru mesin motornya yang berhenti di depan rumah akan terdengar setiap pagi dan kemudian akan memanggil Ria – prt kami – untuk memberikannya kunci mobil agar bisa dikeluarkan dari dalam garasi.

Atau saat mengantarkan saya dan mama ke suatu tempat, dia akan memulai obrolan tentang Indonesia. Ya, dia sering bercerita tentang Indonesia dalam setiap percakapan kami. Baik mengeluh atau memuji.

Dia yang penuh misteri. Tidak ada yang mengetahui tempat tinggalnya di Jakarta – selain rumah dan keluarganya yang ada di Jawa, baik keluarga kami maupun seisi kantor. Kadang kami bertanya-tanya sendiri, walau lebih sering membiarkannya saja. Itu urusan pribadinya.

Dia yang telah bekerja pada papa sejak saya masih SMP. Dia yang lebih memilih terus mengikuti papa sebagai supir hingga masa pensiun tiba, ketimbang bekerja di belakang meja dalam ruangan kantor.

Ah, ternyata sudah begitu lama kami mengenalnya. Dan kemarin sore, dia berpulang ke rumah Tuhan, saat sedang mengantarkan papa menuju rumah.

Semoga Tuhan memberikan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Advertisements

Hey you, thanks for reading. Let's talk now :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s