Kalimat-kalimat Sunyi

:GH Kalimat-kalimat sunyi. Mereka tersimpan dalam diam. Dalam memori-memori kecil. Dalam tumpukan gambar. Dalam tetes hujan dan desau angin. Mereka tersimpan dalam diam. Hendak mengantarmu pergi.

#beautyempties: April to September

Saya sempat menolak untuk mengisi blog dengan cerita lika-liku menemukan jati diri (azeekkk!) dalam dunia skin care dan make-up, mengingat betapa amatirnya saya di dunia tersebut. Namun, setelah menelusuri blog yang sempat terabaikan beberapa bulan dan mendapati beberapa post terakhir adalah cerita jalan-jalan, saya jadi cemas apakah blog ini akan kembali terabaikan karena saya lagi…

Dengan Bahagia: Menjadi Perempuan Indonesia

April selalu hadir dengan iringan perayaan ‘kebebasan’ kaum perempuan. Semua perayaan demi menghormati Kartini, sang pelopor yang kerap kita teladani. Bagi kita – kaum perempuan, keberadaan diri saat ini tak lepas dari perjuangan Beliau di masanya. Masa di mana perempuan nyaris tak punya suara, masa di mana kehidupan telah diatur tanpa boleh dibantah. Namun Kartini…

Pagi itu aku melihatmu

Sayang,
Pagi itu aku melihatmu. Hujan merintik pelan. Orang-orang tengah bergegas menghindar. Tapi tidak kamu.

Tahukah kau apa yang turun bersama hujan?

Sayang, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyembuhkan luka? Satu bulan? Satu tahun? Atau, lebih dari itu? Sebagian dari kalian memilih untuk membiarkan luka memudar. Sebagian yang lain menyimpannya secara baik-baik. Ada yang meninggalkan luka dengan senang hati. Namun, ada yang begitu menyayanginya hingga menjadikan luka bagian baru dari dirinya. ~ Goldilocks, hal. 406