Jalan Jalan Jakarta

IMG-20171125-WA0032

Hari itu, seperti biasa, saya bangun pagi dan memberi makan kucing-kucing yang kelaparan. Sementara mereka makan, saya mulai membereskan gelas-gelas kotor sisa semalam, membuat teh hangat untuk papa, dan kemudian mengumpulkan sisa makanan kucing yang tak mereka habiskan, lalu memberikannya kepada kucing-kucing liar yang bersarang di teras rumah.

Intro yang selalu berulang setiap pagi. Namun, hari itu, saya punya rencana bersama keempat teman saya untuk menjadi turis sehari di kota sendiri. Terakhir saya bermain menjadi turis jakarta kira-kira tahun 2010. Sudah tujuh tahun berlalu rupanya. Jika dulu saya berkeliling Jakarta dengan mobil sendiri, kali ini kami ingin mencoba bus wisata jakarta yang disediakan oleh pihak TransJakarta. Bus ini gratis, jadi gunakan dengan bijak ya^^.

Continue reading “Jalan Jalan Jakarta”

Advertisements

#beautyempties: April to September

be

Saya sempat menolak untuk mengisi blog dengan cerita lika-liku menemukan jati diri (azeekkk!) dalam dunia skin care dan make-up, mengingat betapa amatirnya saya di dunia tersebut. Namun, setelah menelusuri blog yang sempat terabaikan beberapa bulan dan mendapati beberapa post terakhir adalah cerita jalan-jalan, saya jadi cemas apakah blog ini akan kembali terabaikan karena saya lagi jarang jalan-jalan #kode #curcol.

Jadi, daripada blog kembali tertutup debu, biarlah saya berkisah tentang tema beauty ini, ya^^. Saya mulai dengan #beautyempties. Saya mulai ‘mencatat’ produk apa saja yang saya pakai sejak akhir tahun lalu, just in case. Beauty empties pertama saya post di akun instagram. Nah, yang kedua ini adalah produk-produk yang berjasa untuk kulit saya sejak bulan april lalu. Continue reading “#beautyempties: April to September”

Hal-hal yang Tidak Sesuai Rencana: Catatan dari Hong Kong

15492145_10154407687639263_4730141135022713237_n

Adalah satu hari di siang yang tidak begitu panas (kalau saya tidak salah ingat), muncul sebuah email dari sebuah maskapai yang salah satu penerbangannya telah saya book beberapa bulan lalu. Ya, desember lalu, saya dan teman-teman berlibur ke Hong Kong. Peserta kali ini bertambah dari liburan yang sudah-sudah. Enam orang termasuk saya. Seperti biasa, saya menjelma ‘mbak travel’ sebelum keberangkatan; seksi sibuk. Saya (dibantu seorang teman lagi) yang mengurus segala sesuatunya; book tiket dan hotel, itinerary, tiket wisata, makan apa nanti di sana, berapa cash yang harus dibawa, memastikan passport masih berlaku, dan lain sebagainya. Don’t get me wrong. Saya suka dan senang hati melakukannya. Puas rasanya ketika teman-teman seperjalanan saya senang dengan liburan yang sudah saya (dan seorang teman) susun.

Continue reading “Hal-hal yang Tidak Sesuai Rencana: Catatan dari Hong Kong”

Dengan Bahagia: Menjadi Perempuan Indonesia

IMG_20170503_193435
April selalu hadir dengan iringan perayaan ‘kebebasan’ kaum perempuan. Semua perayaan demi menghormati Kartini, sang pelopor yang kerap kita teladani. Bagi kita – kaum perempuan, keberadaan diri saat ini tak lepas dari perjuangan Beliau di masanya. Masa di mana perempuan nyaris tak punya suara, masa di mana kehidupan telah diatur tanpa boleh dibantah. Namun Kartini melakukan yang sebaliknya. Begitulah Beliau memutuskan untuk menjadi perempuan Indonesia.
Continue reading “Dengan Bahagia: Menjadi Perempuan Indonesia”