Di Akhir Maret
Setelah beberapa hari bingung harus memilih yang mana; harus ikut Pa dan Ma ke Jawa tapi malas karena kedua saudara saya tidak ada yang ikut dan kasihan sama Miki yang harus ditinggal (melulu) atau tetap tinggal di rumah bersama Miki dan merelakan kesempatan keluar dari Jakarta untuk melepaskan ketegangan otak saya selama beberapa hari terakhir ini, saya akhirnya memilih yang terakhir.
Terpaksa mengikuti keinginan Ma yang ingin menggunakan jalan darat a.k.a naik mobil, kami pun berangkat saat matahari baru terbit. Saya bebaskan wajah saya dari make-up, ditemani kopi (yang sama sekali nggak ngaruh karena saya langsung tertidur begitu mobil memasuki tol cikampek) dan beberapa benda lainnya.

penghilang bete di perjalanan: kopi, majalah, cemilan, iPod, bantal, dan ponsel buat ngecek pesbuk :p
Sebelum ke tempat tujuan di Semarang, kami memang menyempatkan mampir di Jogja terlebih dahulu (lagi-lagi mengikuti permintaan Ma :p). Ngapain di Jogja? Shopping dong…ahahaha… Saya terbawa Ma yang kalap belanja saat di Mirota :p. Berdasarkan pengalaman, kalau teliti ‘mengobrak-abrik’ isi Mirota, pasti akan menemukan sesuatu yang lucu, seperti yang saya temukan ini! Kawai desu ne? Lucu yaaaa?

kawai desu ne?
Anyway, padahal entah sudah berapa puluh kali saya berkunjung ke Mirota tapi baru sadar kalau di lantai tiga ada cafe restonya. Tempatnya menarik, enak buat menunggu sambil ngemil-ngemil, tapi tidak cocok (untuk saya) kalau tujuannya ingin makan berat. Kurang sreg rasanya.

Mirota lantai tiga
Hari berikutnya kami menuju Semarang. Keluarga besar Pa akan melaksanakan ngijing *bener ngga ya nulisnya* untuk makam Eyang Putri. Untuk yang belum tahu (dan sebenarnya saya juga baru tahu :p), ngijing itu artinya memasang nisan yang biasanya dilakukan 1000 hari setelah hari wafat. Setelah selesai di makam Eyang Putri, kami pun ‘mampir’ di makam-makam saudara beliau (karena masih dalam satu komplek pemakaman). Kemudian berlanjut ke makam Eyang Kakung di Taman Makam Pahlawan Giritunggal *kalo ndak salah sih, ya, namanya :p* Malamnya ada acara lagi di rumah Bude sambil memberikan suprise party kecil-kecilan untuk Pa yang hari itu sedang berulangtahun.
Di Semarang saya ngga kemana-mana, cuma sempat jalan sebentar di mall. Itu pun karena mall-nya terletak di sebelah hotel tempat kami menginap^^. Besok pagi setelah selesai sarapan, kami pun langsung kembali menuju Jakarta.
Selesai deh (bukan) liburan singkat saya. Lumayan, sukses membuat ketegangan otak saya sedikit mengendur.


oh em jiii jalan darat T_T
sepatunya lucuuuuuu…. >,<
@Windry: ho oh -_-
@Chau: hihihi, lucu yak?