Pada hari merah muda…

2009 February 15
tags: , ,
by fortherose

*Terjemahan bebas dari curhat seorang teman :) (honey, pinjam curhatmu yak, lagi pengen nulis mellow nih… hihihi :p)

Bagiku, kamu adalah langit. Satu langit tempatku berteduh, tempat di mana aku mampu mengeluarkan seluruh sisi positifku, sisi terbaikku. Dan aku mengerti betapa besar rasa darimu yang menyelimutiku. Dan ketika aku membiarkanmu dengan teka-teki selama dua bulan terakhir ini, aku sadar bahwa aku membuat awan mendung di langit. Biru itu merupa abu-abu yang tidak mustahil akan menjadi hitam. Aku membiarkan rintik-rintik gerimis jatuh dengan harapan tetes itu tidak menjelma petir.

langitku

langitku

Hingga hari itu. Hari di mana kamu memberikan seutas garis mati di hari yang tersaput warna merah muda. Aku sungguh tidak ingin kehilangan langitku. Namun aku pun tak ingin menjadi lebih buruk dengan membiarkanmu menerima sembarang jawab. Sayang, teka-teki itu bukan hanya milikmu, tapi milikku juga.

Sekali lagi, satu hari berlalu tanpa teka-teki itu terselesaikan. Entah dua akan menjadi satu, atau dua tetap akan menjadi dua.

3 Responses leave one →
  1. 2009 February 16

    selalu kau membuat indah dari hal2 yang sederhana saja mulanya….

  2. 2009 February 16
    fortherose permalink

    ehehehe…. thanks for the compliment, may :”)

  3. 2009 February 27

    langit hatimu, langit jiwamu
    birumu , biruku
    mungkin telah di garis takdir
    tapi rasa selalu berjuang
    mengejar batas yang terlihat
    ‘ah hanya fatamorgana sayang?”
    begitu hidup harus dijaga
    begitu doa
    segala harapan berjelaga

Leave a Reply

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Subscribe to this comment feed via RSS