Sushi for Lunch
2008 October 31
Tempo hari, 24 Agustus, saya bersushi ria dengan beberapa teman. Alasan utama saya sebenarnya hanya ingin menyingkir dari rumah yang sedang porak poranda diterjang badai bernama renovasi. Maka bersama Windry, Winna, dan Mirna, saya menyambangi Sushi Tei di Plaza Senayan. Sayang, Hanny batal ikut.

"Apa ini?" kata Mirna
Acara makan siang tersebut ternyata berbuah sebuah proyek yang saat ini sedang digodok bersama. Yang pasti bukan proyek membuat restauran sushi :p
Senangnya! tak sabar… tak sabar…

slurpp... udah boleh dimakan?


aku pun tak sabar… tak sabar… tak sabar ^o^
ayu [bilang] hihihi, iya… semangat! (gym)