Adalah Api

2008 October 18
by fortherose
Fire by toffek

"Fire" by toffek

Suara guntur di langit atas yang mulai tersapukan oleh awan kelabu membukakan mataku. Padahal aku tengah berada bersamamu kala itu. Bukan di sebuah padang rumput indah yang berlukiskan sepoi angin lalu kita duduk menggenggam tangan sambil memandang tarian awan dan saling mengecup mesra. Bukan. Aku dan kamu ada di tempat yang sewajarnya; rumah mungilku.

Aku sedang membuatkan untukmu omelette mie di dapur. Sementara kamu duduk menonton televisi di ruang tengah. Dan seperti biasa, bertukar cerita tentang segala hal yang terjadi sehari ini. Karena ruang dapur dan ruang tengah dalam rumah mungilku menyatu, tentu saja aku dan kamu tidak perlu berteriak-teriak menjalankan aktivitas bertukar cerita tersebut.

“Ya, dan dia hanya bisa cengar-cengir nggak jelas,” ucapmu menutup cerita tentang tetangga sebelah kubikelmu yang ketahuan membuka jendela facebook sambil chatting oleh si bos. Dan aku membagimu sebuah cerita tentang dua pengunjung butikku yang perang mulut memperebutkan sebuah gaun. Kamu tertawa, tidak pernah mengerti ada apa dengan para wanita dan kegiatan fashion kami ini.

Kupindahkan omelette mie dalam fry pan ke atas piring. Kuhiasi dengan potongan tomat dan ketimun serta sedikit peterseli. Lalu kusapukan garis-garis diagonal tipis dengan saus sambal.

Bon appetitte,” ujarku meletakkan piring berisikan omelette mie di atas meja di hadapanmu. Kamu mengecup keningku berterimakasih sebelum mengambil garpu dan mulai memakannya.

Baru saja suapan kedua akan masuk ke dalam mulutmu saat tiba-tiba kamu berdiri. Mukamu menegang dan matamu menatap jauh menembus tembok. Seakan objek yang menjadi sasaran kedua matamu berada di ujung bumi. Atau memang begitu.

“Api…” lirihmu.

Lanjut yuk :D

No comments yet

Leave a Reply

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Subscribe to this comment feed via RSS