Kartu-kartu yang tertunda
Menuju lebaran hanya tinggal membuka pintu. Sudah dekat. H-5 kalau kata berita-berita tentang mudik. Jakarta sudah semakin sepi. Kedua asisten si mama juga sudah mudik dua hari lalu.
Di tengah-tengah ke (sok) sibukan saya mengurus majalah dan kebingungan saya saat dihadapkan pada layar putih dalam MWord serta keikutsertaan untuk bingung :-p pada masalah yang sedang dihadapi oleh seorang sahabat, saya melupakan sesuatu.
Shoot!
Seharusnya saya mengirimkan kartu lebaran via pos pada teman-teman. Padahal saya sudah berjanji pada diri sendiri untuk melakukannya. Dan saya langgar sendiri *nangis*. Mengirim sekarang sudah terlambat.
Sudahlah, yang lalu biar berlalu *haiyah*. Yang pasti saya tidak boleh lupa lagi mengirim kartu via pos untuk Natal bulan desember nanti. Ingat Ayu, tidak boleh lupa!


