rindu adalah sunyi yang datang diam-diam di malam hari.
bagai pencuri yang mengoyak pintu rumahmu.
rindu datang merebut hatimu, membiarkannya di ujung malam.
Continue reading
Teringat seseorang…
Oase
Bahwa pertemuan dengannya adalah selalu yang terakhir. Setidaknya, aku selalu memperlakukan pertemuan kami seperti itu. Dengan demikian, aku selalu menikmati setiap detik yang kami habiskan bersama, meski hanya duduk diam tanpa ada percakapan apa pun. Aku menikmati keberadaannya di sampingku. Karena setelah itu, tidak akan ada lagi. Mungkin.
Saat ini masih pukul sembilan pagi. Ombak menggulung-gulung datang ke pantai dari tengah laut. Tapi hujan sedang tumpah, jadi kami membereskan alas duduk kami dan berteduh di warung terdekat. Setelah memesan dua gelas kopi instant, kami melanjutkan kegiatan sebelumnya; menikmati laut.
Kenapa kamu suka hujan, Mii? tanyanya.
Meet You
Ia senang duduk di tepi jendela. Memandangi kehidupan dari balik kaca, ucapnya, ketika kutanya mengapa. Tidakkah itu menyedihkan? tanyaku kembali. Ia mengalihkan tatapannya – dari memandangi kehidupan – ke mataku. Lalu sudut bibir kanannya menyungging senyum. Satu dari sekian banyak hal yang kusuka darinya.
Hal itu, Mii, tergantung bagaimana kamu memandangnya.
Aku masih tak mengerti. Aku selalu tak mengerti hal-hal yang ia katakan. Terlalu berat. Terlalu penuh filosofi dan siratan.
Jadi maksudmu, menurutku kehidupan itu menyedihkan? Aku masih berusaha menyambungnya.
Sunggingan di sudut bibir kanannya berubah menjadi tawa kecil. Bukan begitu maksudku. Sudah, deh, Mii, kalo nggak ngerti, nggak ngerti aja.
Goodbye Miki
Still
[TV Series] Heart String
MBC | 15 episode
Sebenarnya Heart String bukan drama baru. Bahkan ketika ada rencana untuk menerbitkan versi komiknya, saya belum tertarik sama sekali. Adalah salah seorang teman saya di kantor, yang tergila-gila (mendekati psycho :p) dengan drama korea, meminjamkan DVD serial ini.
And⦠the series got my attention. Lebih parah, sepertinya saya jadi tergila-gila. Saya menonton film serial 15 episode ini sebanyak tiga kali sebelum saya kembalikan DVDnya kepada sang pemilik (Atau mungkin empat kali, karena saya kembali ikut menonton saat seorang teman menikmatinya setiap jam istirahat datang).






