
hatiku tumpah berserak di langit malam
satu bersembunyi di balik awan mengintaimu
satu memegang bulan menyusup mimpimu
satu bertari angin mengecup tidurmu
dan satu coba menjauhimu

Sudah lihat foto di atas? Cute, ya? Sayang, mereka hanya boneka ;p. Saya ‘menemukan’ mereka saat sedang blogwalking hari ini. Mereka (dan teman-temannya) bernama Arcadia Dolls, bagian dari Super Dolfie. Siapa yang menciptakan Arcadia Dolls? Mereka adalah dua bersaudara dari Spanish. Awalnya mereka hanya senang mendandani boneka mereka dan memotretnya. Lama kelamaan ide-ide bermunculan di kepala mereka, dan mereka mulai menjual boneka hasil desainnya di e-bay, and the rest is history
Last week, when the whole family went to Sumedang to visited my brother in law’s place.




Awal saya bergabung dengan komunitas Kemudian adalah pertama kali saya mendengar nama Banana Yoshimoto. Seorang teman dari komunitas tersebut menyukai karya-karyanya. Penasaran, saya mencoba mencari. Sayangnya, buku-buku Banana Yoshimoto tidak mudah ditemukan di toko-toko buku, Periplus sekalipun. Kebanyakan karya Haruki Murakami (salah satu penulis asal Jepang yang saya sukai) yang saya temukan. Karenanya saat seorang teman yang sedang berniat belanja buku via amazon menawarkan untuk bergabung, saya pun memesan salah satu karyanya; Goodbye Tsugumi.

Since June 1910
Jangan pernah merasa terpaksa saat kamu memang terpaksa pergi ke suatu tempat di luar kota tempat tinggalmu. Seperti halnya saya yang ‘terpaksa’ ikut menemani Ibu (dan teman-temannya) saya ke Surabaya. Awalnya saya berpikir pasti akan menjadi asisten dadakan beliau dan harus mengikuti perjalanan beliau dan teman-temannya. Itu sebabnya saya menghilangkan keinginan untuk menjelajahi tempat-tempat menarik macam Masjid Ceng Ho atau House of Sampoerna, karena tempat-tempat tersebut tampaknya tidak menarik bagi mereka.





